Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Terimakasih telah mengunjungi website resmi BPMSP Bekasi. apa yang anda perlukan 1. Pengujian Mutu dan Keamanan Pakan 2. Penyelenggara Uji Profisiensi 3. Penyedia Bahan Acuan 4. Bimbingan Teknis Laboratorium 5. Magang / Pelatihan 6. Kerjasama MOU 7. Lainnya (balas dengan angka sesuai keperluan)
Logo

Kementan Dukung Penguatan Konsumsi Protein Hewani dan Keberlanjutan Usaha Peternak

16/07/2026 15:27:00 Admin Satker 7

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan kesiapan sektor perunggasan nasional untuk mendukung berbagai kebijakan pemerintah sesuai kewenangan yang ditetapkan. Dari sisi produksi, kapasitas nasional dinilai memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pemerintah tanpa mengganggu pasokan reguler.

 

Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, yang terus mendorong peningkatan produksi pangan, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan petani dan peternak, Kementan terus memastikan kapasitas produksi unggas nasional tetap terjaga sebagai fondasi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

 

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan berdasarkan prognosa tahun 2026, produksi daging ayam ras dan telur ayam ras nasional masih berada pada tingkat yang mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

 

"Produksi daging ayam ras dan telur ayam ras nasional berada dalam kondisi yang mencukupi kebutuhan masyarakat. Kapasitas produksi yang ada juga memberikan ruang untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan bergizi, sesuai dengan kebijakan yang nantinya ditetapkan pemerintah," ujar Agung di sela-sela mendampingi Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, di Denpasar, Bali, Jumat (10/7/2026).

 

Berdasarkan prognosa tahun 2026, produksi daging ayam ras nasional diperkirakan mencapai sekitar 4,90 juta ton, dengan kebutuhan sekitar 4,02 juta ton, sehingga terdapat potensi kapasitas sekitar 876 ribu ton di atas kebutuhan nasional. Sementara itu, produksi telur ayam ras diperkirakan mencapai sekitar 6,99 juta ton, dengan kebutuhan sekitar 6,47 juta ton, atau terdapat potensi kapasitas sekitar 517 ribu ton.

 

Repost Ditjen PKH Kementan RI

Youtube TikTok Facebook Instagram X
Whatsapp